Minggu, 11 Februari 2018

Malaysia Terbanyak Konsumsi Pornografi Anak di Negara ASEAN

Malaysia Terbanyak Konsumsi Pornografi Anak di Negara ASEAN

Di antara negara-negara Asia Tenggara, Malaysia ternyata duduk di peringkat teratas dalam hal konsumsi konten pornografi anak yang beredar di internet.

Menurut otoritas Malaysia, jumlah alamat IP (internet protokol) pengunggah dan pengunduh pornografi anak di Negeri Jiran mendekati kisaran 20.000, tertinggi dibanding para negara tetangganya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Asisten Komisioner Royal Malaysia Police, Ong Chin Lan, dalam sebuah seminar tentang proteksi siber untuk anak.

Berdasarkan data dari kepolisian Belanda yang beroperasi di Malaysia, pada 2015 saja, terdapat 17.338 alamat IP dari negeri tersebut yang terlibat dalam konsumsi dan predaran pornografi anak di internet.

Ong mengatakan, jumlah anak yang menjadi korban predator anak di Malaysia mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

Sebelum 2014, rata-rata 60 anak di Malaysia menjadi korban pelecehan seksual dari orang yang mereka kenal di internet. Angka itu naik menjadi 184 pada 2015, lalu 183 pada 2016. Tahun 2017, jumlahnya mencapai 117 hingga bulan Mei.

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Star Online, Kamis (1/2/2018), sebanyak 51 persen anak-anak usia 13 hingga 15 tahun di Malaysia mengenal pelaku pelecehan seksual melalui aplikasi pesan instan WeChat. Kanal lain termasuk Facebook, WhatsApp, dan Beetalk.

Sebuah investigasi yang dilakukan Malaysian Communication and Multimedia Commission pada 2015 menemukan bahwa, di kalangan anak usia 10 hingga 17 tahun, sebanyak 91,6 persen sudah memiliki ponsel sebelum berumur 15 tahun. Sebanyak 88,5 persen memiliki akun Facebook atau media sosial lain.

Sementara itu, penyelidikan yang sama juga menemukan bahwa hanya sebagian kecil orang tua, 35,6 persen, yang memonitor aktivitas anak-

0 komentar:

Posting Komentar